Kota Jambi — Ratusan pelajar tingkat SMP dan SMA SIT An-Nahl mengikuti kegiatan pelatihan bertajuk “Healing in Progress : Remaja Tangguh Anti Rapuh” yang menghadirkan Coach Noe, penulis dan pelatih kebugaran Islami, sebagai pemateri utama.
Kegiatan ini dihadiri oleh Pembina Yayasan An-Nahl Ust. Ikhsan Jex dan Ketua Yayasan An-Nahl Ustadzah Yusnita, serta secara resmi dibuka oleh perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Bapak Sumantri, Kepala Seksi Peserta Didik dan Pendidikan Karakter SMA.
Dalam sesi pelatihan yang berlangsung interaktif dan penuh energi tersebut, Coach Noe mengajak para pelajar memahami bahwa ketangguhan mental, emosional, dan spiritual dapat dilatih secara ilmiah dan bertahap, bukan sesuatu yang datang secara instan.
Coach Noe memformulasikan konsep Transformasi Diri “3 Positive” sebagai fondasi membangun pribadi tangguh, yaitu:
- Positive Habits — membangun kebiasaan sehat melalui gerak fisik, disiplin, dan rutinitas sederhana.
- Positive Thinking — melatih pola pikir adaptif dan optimis berbasis data ilmiah tentang otak dan neuroplastisitas.
- Positive Feeling — mengelola emosi dengan kesadaran diri, rasa syukur, dan kedekatan spiritual.
Materi disampaikan dengan pendekatan sains dan fakta tentang keajaiban tubuh manusia, termasuk kemampuan regenerasi sel, self-healing, serta hubungan antara aktivitas fisik dan kesehatan mental remaja.
Pelatihan berlangsung interaktif, bergerak, dan menyenangkan. Tak hanya materi, peserta juga diajak mengikuti games bergerak ringan (SAQ), ice breaking, serta sesi kontemplasi mendalam yang memadukan relaksasi, doa, dan rasa syukur atas nikmat tubuh dan kehidupan. Suasana pelatihan pun terasa hidup, reflektif, dan membekas bagi para peserta.
Coach Noe menegaskan bahwa remaja masa kini perlu dibekali lebih dari sekadar pengetahuan akademik.
“Remaja tangguh bukan yang tidak pernah jatuh, tapi yang mampu bangkit dengan tubuh yang lebih sehat, pikiran yang jernih, dan hati yang terhubung dengan Allah,” ujar Coach Noe di hadapan para peserta.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen SIT An-Nahl dalam membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara fisik, mental, dan spiritual di tengah tantangan zaman.
Acara ditutup dengan doa bersama & refleksi diri, serta suasana penuh kehangatan yang memperkuat pesan bahwa setiap remaja diciptakan kuat dan berharga.












